Setiap manusia adalah pelaku perubahan, dan sebaik-baik pelaku perubahan adalah pelaku perubahan yang dapat bermanfaat bagi orang lain dan lingkungan
Senin, 08 Juli 2013
LAHIR DAN BATINKU UNTUK RAMADHAN
-Aku berniat menjaga lisanku Dari perkataaan yang buruk mulai sekarang
-Aku berniat menjaga telingaku dari hal yang Buruk mulai dari sekarang
-Aku berniat Menjaga Hidung Dari Hal yang Makruh mulai dari sekarang
-Aku berniat Akanku Jaga Hatiku dari perasaan dan sangkaan buruk Mulai sekarang
-Aku berniat Menjaga tanganKu Dari sesuatu yang Haram dari sekarang
-Aku berniat Menjaga Mataku Dari yang Haram mulai Dari sekarang
"Aku berniat Menyambut Bulan Suci Ramadhan Lahir Dan Batin Dengan Penuh Keimanan"
"MARHABAN YA RAMADHAN"
✽ SEUNTAI NASEHAT UNTUK WANITA ✽
❥ Jadilah wanita yg penyayang & lembut ,
jangan menjadi wanita yg
kasar dan keras.
❥ JadIlah wanita yg berwajah berseri & selalu
tersenyum , jangan menjadi
wanita yg bermuka masam dan selalu
cemberut.
❥ Jadilah wanita yg bijaksna & sabar , jangan
menjadi wanita yg plin-plan
dan temperamental.
❥ Jadilah seorang ibu yg menghangatkan dan
janganlah menjadi wanita yg
dingin hingga dijauhi.
❥ Jadilah wanita yg dicintai & dirindukan ,
jangan menjadi wanita yg lalai
dan dilalaikn.
❥ Jadilah wanita mukminah & pandai
bersyukur , jangan menjadi wanita
kafir dan kufur.
❥ Jadilah wanita pencemburu yg dicintai dan
jangan menjadi wanita
pencemburu yg menghancurkan.
❥ Jadilah wanita pengatur rumah tangga yg
qana'ah dan janganlah
menjadi wanita yg mubadzir.
❥ Jadilih wanita penghuni surga dan janganlah
pernah menjadi wanita
penghuni neraka.
❥ Jadilah sahabat wanita yg dicintai dan
janganlah menjadi musuh yang
dibenci.
❥ Jadilah wanita yg pendiam & lemah-
lembut , jangan menjadi wanita yg
cerewet dan kasar.
❥ Jadilah wanita seperti wanita yg ALLAH
suka melihatnya dan janganlah
menjadi wanita seperti wanita yg setan suka
melihatnya.
□ 13 SIFAT SUAMI YANG BERTANGGUNG JAWAB DALAM KELUARGA □
1). Ia senantiasa mengajak isterinya untuk
menjadi wanita yang selalu beriman dan
bertakwa kepada-Nya.
2). Ia senantiasa berusaha menjadikan rumah
sebagai surga bagi isteri dan anak-anaknya.
3). Ia senantiasa berusaha untuk
bertanggungjawab atas segala kebutuhan
nafkah isteri dan anaknya dengan rezeki yang
halal.
4). Ia senantiasa membimbing isterinya
menjadi seorang isteri yang selalu taat kepada
suami.
5). Ia senantiasa bersikap ramah dan
penyayang kepada isteri dan anak-anaknya.
6). Ia selalu menjaga cinta dan kasih
sayangnya hanya kepada isterinya. Pantang
baginya untuk mudah berpaling kepada wanita
lain.
7). Ia senantiasa berusaha untuk menasehati
isterinya di saat khilaf dan berbuat kesalahan.
Dan tak segan-segan ia memaafkannya.
8). Ia senantiasa berusaha bersabar dalam
menyikapi (misalnya) sifat buruk isterinya. Ia
dengan telaten akan mengarahkannya untuk
berubah menjadi lebih baik.
9). Ia senantiasa berusaha untuk lebih
mengingat kebaikan isterinya dibanding
dengan mengungkit-ungkit keburukannya.
10). Ia senantiasa berusaha menyelesaikan
setiap permasalahan rumah tangga dengan
sebaik-baiknya dan tak mudah
menceritakannyakepada orang lain.
11). Ia senantiasa berusaha menjadi
pemimpin yang baik dan bijak serta menjadi
contoh yang baik bagi isteri dan anak-
anaknya.
12). Ia selalu punya waktu untuk berkumpul
santai bersama isteri dan anak-anaknya.
13). Dan ia tidak merasa berat hati untuk
memberi maaf kepada isterinya jika berbuat
khilaf, serta tidak merasa rendah diri untuk
meminta maaf kepada isterinya jika ia berbuat
khilaf.
————————◇———————
♥| Semoga Laki-Laki Yang Komen “
INSYAALLAH” Dialah yang memiliki Sifat
Tersebut .
♥| Dan Wanita Yang Menyempatkan Untuk
Berkomentar “ Aamiin” Semoga Ukhty lah yang
akan mendapat Lelaki itu.
Aamiin Yaa Robbal'Alamin,,,,,,
Minggu, 07 Juli 2013
Hukum Puasa Ramadhan
Puasa Ramadhan itu wajib bagi setiap muslim
yang baligh (dewasa), berakal, dalam keadaan
sehat, dan dalam keadaan mukim (tidak
melakukan safar/perjalanan jauh).
Yang menunjukkan bahwa puasa Ramadhan
adalah wajib yaitu firman Allah ta’ala,
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan
atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan
atas orang-orang sebelum kamu agar kamu
bertakwa.” (QS. Al Baqarah [2] : 183)
Hal ini dapat dilihat pula pada pertanyaan
seorang Arab Badui kepada Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam. Orang Badui ini datang
menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
dalam keadaan berambut kusut, kemudian dia
berkata kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa
sallam, “Beritahukan aku mengenai puasa yang
Allah wajibkan padaku.” Kemudian Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“(Puasa yang wajib bagimu adalah) puasa
Ramadhan. Jika engkau menghendaki untuk
melakukan puasa sunnah (maka lakukanlah).”
(HR. Bukhari)
Dan kaum muslimin juga telah sepakat tentang
wajibnya puasa ini dan sudah ma’lum minnad
dini bidhoruroh yaitu seseorang akan kafir jika
mengingkari wajibnya hal ini. Puasa ramadhan
ini tidak gugur bagi orang yang telah dibebani
syariat kecuali apabila terdapat ‘udzur
(halangan). Di antara ‘udzur sehingga
mendapatkan keringanan dari agama ini untuk
tidak berpuasa adalah orang yang sedang
bepergian jauh (safar), sedang sakit, orang
yang sudah berumur lanjut (tua renta) dan
khusus bagi wanita apabila sedang dalam
keadaan haid, nifas, hamil atau menyusui.
(Lihat Shohih Fiqh Sunnah, II/89, 118-127)
Langganan:
Postingan (Atom)















